Feeds:
Tulisan
Komentar

FT-Mails.com make money here

Saat sedang nge-trend pemekaran wilayah, semua ingin menjadi wilayah yang otonom. Tetapi apakah itu merupak aspirasi mjurni mayarakat? ataukah hanya ego pribadi yang tak kebagian kekuasaa di daerah induk? Tak tahulah yang penting ketika saya ngobrol dengan masyarakat di manapun yang mereka iningkan hampir sama yaitu perbaikan ekonomi, sembako murah, minyak terjangkau, pendidikan dan kesehatan yang terjangkau. Tak ada satupun yang mengatakan ingin adanya pemekaran wilayah.

Jadi apakah sesuai dengan apa yang dikatakan oleh para pencari keuasaan yang berkoar bahwa senuanya adalah aspirasi masyarakat, keinginan masyarakat dll. Tak tahu lagi karena mereka juga gak pernah melakukan survey langsung pada masyarakat.

Sebnarnya jika dicermati secara sederhana pemekaran wilayah banyak mudaratnya daripada maslahatnya.

1. Untuk memebentu suatu pemerintahan yang baru diperlukan yang namanya penelitian dan segala macem yang menelan biaya miliaran.

2. Setelah ditelili kelayakannya maka akan dibangun sarana dan prasana (gedung2 kantor pemerintahan) yang mewah dan melan biaya milyaran samapai triliyunan.

3. Setelah ada gedung maka akan ada pejabat2 baru yang digaji begitu besar

4. Untuk memilih kepala daerah akan dilakukan pemilu yang juga menelan biaya milyaran samapi triliyunan dari proses kampanye sampai pelksanaan pemilu

5. dll biaya tektek bengek yang sangat buanyak

terus apa yang menguntungkan bagi rakyat keci?

sebenarnya kalau biaya2 tersebut di atas digunakan untuk membangun jalan, sekolah, puskesmas, santunan langsung pada masyarakat miskin, pengankatan dan guru2 dan tenaga2 kesehatan yang disebar sampai ke pelosok, penambahan pelayan2 masyarakat. Tentunya uang tersebut akan lebih bermanfaat dan akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Banyak daerah yang setelah memisahkan diri ternyata tidak mengalami kemajuan bahkan menurun, hal ini tentu saja akan membebani pemerintah pusat yang harus tetap membiayai kelangusngan pemerintah daerah tersebut.

So what do yu think?

Wilujeng Sumping ka Sadayana

Wilujeng wayah kieu kasadayana, nu tos kersa rurumpaheun nganjang ka rorompok blog abdi.